Olahraga Saat Menstruasi, Perlu!

Olahraga Saat Menstruasi, Perlu!

1 menit baca

Tidak ada larangan berolahraga selama menstruasi, asal dilakukan tidak berlebihan. Jika dilakukan berlebih, maka olahraga bisa mengganggu siklus menstruasi.

Semula, berolahraga dianggap sebagai salah satu penyebab terganggunya siklus menstruasi. Inilah yang menyebabkan perempuan umumnya tidak berolahraga saat menstruasi, selain karena lemas atau cepat lelah. Tidak salah berpikir demikian, tetapi tidak sepenuhnya pun benar.

Hal pertama yang perlu dipastikan adalah itensitas olahraga yang dilakukan. Seberapa rutin dan lama olahraga Anda lakukan? Jika dilakukan dalam skala rata-rata maka olahraga tidak akan mengganggu siklus menstruasi. Sebaliknya olahraga ringan yang dilakukan teratur selama menstruasi akan memperlancar sirkulasi darah, menghasilkan endorfin - hormon pembangkit rasa bahagia, sehingga berbagai gejala nyeri menstruasi teratasi.

Tetapi, terlalu banyak berolahraga di masa menstruasi, memang berdampak buruk... Olahraga yang dilakukan melebihi prosi, misalnya berlangsung setiap hari selama 3 jam, sehingga berat tubuh turun drastis; dapat memicu amenorrhea, terhentinya menstruasi.

Berolahraga menyedot banyak energi, jika Anda berolahraga berlebihan saat menstruasi, maka secara otomatis tubuh akan mematikan fungsi-fungsinya yang membutuhkan banyak energi, seperti menstruasi. Tetapi ada kabar baik: amenorrhea bukanlah gangguan kesehatan, tetapi hanya gejala tubuh terhadap gangguang yang sebenarnya. Jadi Anda berolahraga berlebihan dan mengalami penundaan menstruasi satu atau dua periode, maka segera setelah aktivitas olahraga dihentikan dan bobot tubuh kembali normal, siklus menstruasi akan segera lancar.

Jadi, jangan takut berolahraga selama menstruasi. Asalkan tidak dilakukan berlebihan, olahraga selama menstruasi justru disarankan karena bisa meringankan berbagai keluhan nyeri menstruasi.

Photo by Numberone9018 on Freepik