Memanfaatkan Siklus Sirkadian Agar Lebih Produktif

Memanfaatkan Siklus Sirkadian Agar Lebih Produktif

2 menit baca

Ritme sirkadian manusia berhubungan dengan fluktuasi energi sepanjang hari. Pahami pasang-surutnya sehingga dapat dimanfaatkan dan menjadi lebih produktif.

Pernahkah memerhatikan waktu Anda merasa sangat energik sehingga bisa melakukan banyak hal, mengantuk, atau lapar cenderung dialami pada saat yang sama? Berbagai kejadian ini berulang secara rutin menunjukkan ritme sirkadian atau jam internal tubuh manusia. Memahami siklus alami tubuh ini memberi kesempatan untuk menyelaraskan diri dengan berbagai aktivitas sehingga lebih produktif dan berhsasil optimal.

06-07.AM Beraktivitas di luar rumah: Salah satu faktor penting yang mengatur siklus sirkadian manusia adalah paparan cahaya matahari; yang berfungsi mengatur produksi hormon pengendali siklus bangun-tidur kita. Biarkan tubuh Anda terpapar sinar pada pagi hari akan membantu menurunkan kadar hormon melatonin; hormon yang membuat seseorang tertidur. Sehingga Anda akan siap beraktivitas sepanjang hari
09.AM Waktu tepat membuat keputusan: Saat yang paling tepat memperhitungkan sebuah kondisi, adalah segera setelah Anda bangun. Saat ini kadar hormon kortisol masih sangat tinggi dan hormon melatonin rendah, sehingga kewaspadaan dan kemampuan membuat keputusan relatif baik. Bukan berarti setelah lebih siang seseorang tak mampu membuat keputusan; tetapi seiring berjalannya waktu, kelelahan dan berbagai kejadian cenderung mengganggu fokus.
10.AM Saat tepat menyerap informasi: Kadar kortisol yang sedang tinggi di pagi hari membuat Anda merasa bersemangat tetapi berdampak buruk bagi daya ingat jangka panjang. Jika Anda perlu menghafal sesuatu - pidato, atau belajar untuk test - lakukanlah setelah jam 10 pagi karena telah terjadi penurunan kadar kortisol di sekitar waktu ini.
10.30.AM Perlu menyeruput kopi: Satu atau dua jam setelah Anda bangun, biasanya tubuh telah benar-benar terjaga karena paparan sinar matahari dan kadar melatonin yang rendah. Jadi tahan keinginan Anda untuk mengonsumsi kopi di pagi hari. Ketika energi dan kewaspadaan mulai berkurang menjelang tengah hari (jam 10-an) inilah saat yang tepat memberi tubuh booster kafein. Jadi ganti kopi dengan jus atau sebelum jam 10 pagi; agar tubuh terhindar dari dehidrasi yang cenderung membuat lemas sepanjang hari.
11.AM Tuntaskan daftar tugas Anda: Pada saat ini tubuh akan mencapai suhu tertinggi; yang menurut para ahli akan memberi signal pada otak untuk memusatkan perhatian dan tubuh meningkatkan energi - pada periode peralihan dari pagi ke siang hari ini, tubuh akan mengalami puncak kewaspadaannya. Manfaatkan kesempatan ini, dan berupayalah menyelesaikan apapun sebelum waktu makan siang.
01.30.PM Saat tepat berbelanja: Perasaan lemas setelah makan siang berhubungan dengan ritme sirkadian yang memengaruhi kewaspadaan. Salah satu strategi untuk memerangi kondisi ini adalah pergi ke luar rumah; bergerak dan paparan sinar matahari bisa meningkatkan energi. Jadi jika ada keperluan ke supermarket; saat tepat melakukannya adalah setelah makan siang.
04.PM Olahraga: Setelah bergerak sepanjang hari, otot di seluruh tubuh sudah dalam keadaan hangat dan siap untuk diajak berolahraga. Pada saat ini juga biasanya kemampuan atletis seseorang mencapai puncaknya.
08.PM Mudah menemukan solusi: Sedang dihadapkan pada suatu masalah yang sulit? Cobalah meluangkan waktu untuk memikirkannya pada malam hari. Menjelang waktu tidur, otak cenderung bekerja lebih imajinatif sehingga memungkinkan seseorang menemukan gagasan-gagasan unik yang mungkin bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Anda sudah mengetahui resepnya. Tak ada salahnya mencoba. Semoga menjadi lebih produktif!

Sumber: thepsychologytoday.com

Photo by Samantha Gades on Unsplash