Makanan Sehat untuk Ovarium

Makanan Sehat untuk Ovarium

1 menit baca

Ovarium akan melepaskan sel telur matang yang sehat dan siap dibuahi sesuai siklus, jika mendapatkan asupan nutrisi yang tepat.

Ovarium adalah organ reproduksi perempuan yang berfungsi mematangkan dan melepaskan sel telur pada masa subur, agar dapat dibuahi. Inilah yang menyebabkan kesehatan ovarium sangat penting diperhatikan. Salah satu faktor penting untuk dilakukan adalah menjaga asupan makanan. Jenis makanan terbaik dan sangat dibutuhkan ovarium agar tetap sehat adalah:

Lemak. Seseorang yang mengalami gangguan kesehatan ovarium sangat disarankan membatasi asupan lemak jenuh yang berasal dari daging merah, olahan susu, dan makanan kemasan atau siap saji. Tetapi lemak tetap dibutuhkan ovarium untuk menjaga kesuburan dan menghasilkan hormon yang seimbang. Asupan lemak sehat bisa didapatkan dari ikan, kacang-kcangan, minyak zaitun dan alpukat.

Biji-bijian. Secara umum, biji-bijian bermanfaat bagi kesehatan dan memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan ovarium. Di dalam tubuh, biji-bijian berfungsi mengendalikan kadar insulin agar tidak berlebih. Jika kadar insulin di dalam tubuh tinggi, maka ovarium tidak bisa mematangkan sel telur secara sempurna. Akibatnya sel telur dilepaskan sebelum matang. Konsumsi biji-bijian akan menjaga keseimbangan kadar insulin dan memastikan ovarium berfungsi normal. Anda dapat mengonsumsi oatmeal, roti gandum, pasta atau nasi merah juga popcorn untuk menjaga kesehatan ovarium dan kadar insulin.

Kaya kandungan vitamin B6. Jika seorang perempuan mengalami kekurangan vitamin B6, maka tubuhnya akan memroduksi lebih banyak estrogen daripada yang dibutuhkan. Kondisi ini akan mengganggu siklus menstruasi dan mencegah ovarium melepaskan sel telur yang matang sesuai siklus. Mengonsumsi makanan yang kaya kandungan vitamin B6, seperti; alpukat, bayam, brokoli, kacang polong dan kentang dapat mengatasi masalah kelebihan estrogen ini.

Pastikan kecukupan lemak sehat, biji-bijian dan vitamin B agar kesehatan ovarium terjaga. Ini berarti kualitas sel telur dan kesehatan reproduksi yang lebih baik.

Photo by Fallon Michael on Unsplash