Jika Tidak Sarapan

Jika Tidak Sarapan

1 menit baca

Penjelasan ini akan membuat kita paham bahwa sarapan adalah saat makan paling penting!

Ada banyak alasan seseorang tidak sarapan, dimulai dari; tidak terbiasa, tidak cukup waktu karena terlambat, atau sedang menjalani intermittent fasting. Sebelum berlanjut, ada hal yang perlu disepakati: segelas coffee latte atau esspresso tidak terkategori sarapan! Harap hal ini Anda ingat baik-baik.

Dari sudut pandang ahli nutrisi sarapan yang seimbang terutama yang mengandung serat dan protein, akan membuat seseorang berenergi sepanjang hari, waspada (alert) dan menekan dorongan mengonsumsi makanan manis sepanjang hari. Hal ini disebabkan karena sarapan memberi suplai nutrisi yang mempertahankan kadar gula di dalam darah dan mendorong metabolisme. Jika sarapan, maka tubuh seseorang cenderung membakar kalori dua kali lebih banyak.

Penting bagi metabolisme
Sarapan adalah waktu makan pertama setelah sistem metabolisme tubuh beristirahat sepanjang malam, hal ini dijelaskan dalam buku Slim Down with Smoothies. Jadi, sarapan adalah bahan bakar yang dibutuhkan untuk "membangunkan" mesin metabolisme tubuh agar dapat bekerja menopang aktivitas kita sepanjang hari.

Sebaliknya, jika seseorang tidak sarapan metabolisme tubuh cenderung melambat karena kadar gula dalam darah turun. Sebuah penelitian terakhir yang dipublikasikan hasilnya pada edisi 91-92 The Nutrition, sebuah jurnal internasional tentang nutrisi, menjelaskan bahwa prevalensi hasil metabolisme abnormal (lingkar perut, tekanan darah, glukosa, trigliserida, dan HDL) ditemukan lebih tinggi pada orang yang tidak sarapan secara teratur.

Terdorong mengemil
Tidak sarapan membuat seseorang ingin mengemil. Hal ini terjadi ketika kadar gula darah turun, akan muncul dorongan lapar yang berlebihan sebagai kompensasi "mengganti kalori". Biasanya hal ini dialami menjelang sore hari, ketika tubuh memberi sinyal perlu asupan makanan untuk menstabilkan kadar gula darah. Jika Anda sering mengalami hal ini, sebaiknya segera diatasi. Biasakan untuk mengonsumsi menu sarapan dan makan siang yang mengandung protein, sehingga kadar gula darah stabil dan pengelolaan berat badan berlangsung baik.

Waktu sarapan yang tepat
Tidak ada aturan baku yang mengatur waktu sarapan yang tepat, namun diketahui bahwa kondisi perut kosong selama 12 hingga 14 jam sangat ideal bagi sistem metabolisme beristirahat dan tubuh mendapatkan manfaat kesehatan optimal. Jadi, pastikan saja waktu terakhir Anda makan malam hari kemarin berjarak minimal 12 jam dari waktu sarapan Anda pagi ini.

Selamat sarapan!

Background photo created by mrsiraphol - www.freepik.com