Fakta IUD

Fakta IUD

1 menit baca

IUD atau dikenal dalam Bahasa Indonesia sebagai AKDR, terdiri dari berbagai jenis; ada yang menggunakan logam (tembaga atau jenis lain), dan ada yang tidak. Namun jenis kontrasepsi ini adalah kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim. Cara kerja IUD atau AKDR adalah menutup mulut rahim, sehingga menghambat pertemuan sperma dan sel telur yang telah matang, dan mencegah terjadinya pembuahan.

Kontrasepsi yang praktis

  • IUD dapat segera bekerja setelah dipasang dan setidaknya bertahan 5 - 10 tahun, tergantung jenis yang digunakan.
  • IUD dapat dipasang setiap saat di luar masa menstruasi
  • IUD dapat dilepas setiap saat, kapanpun diinginkan, dan seorang perempuan dapat segera hamil.

Dampak yang terjadi

  • Mungkin saja terjadi perubahan gejala menjelang menstruasi selama 3 - 6 bulan pertama pemasangan IUD, antara lain; terasa lebih nyeri saat menstruasi, atau terjadi spotting di luar masa menstruasi. Tetapi kondisi ini relatif wajar dan akan mereda setelah periode tersebut.
  • Selama periode 20 hari setelah pemasangan IUD ada risiko seorang perempuan mengalami infeksi.
  • Selalu ada risiko tubuh menolak IUD sehingga bergeser atau kembali ke luar
  • Beberapa saat setelah pemasangan IUD cenderung terasa tidak nyaman. Kondisi ini dapat diatasi dengan obat pereda nyeri.
  • Seorang perempuan yang pernah mengalami infeksi rongga panggul disarankan tidak menggunakan IUD
  • IUD tidak melindungi seorang perempuan dari infeksi penyakit seksual menular.

Inilah fakta menarik tentang IUD, mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda ketika memilih jenis kontrasepsi.