8 Kondisi Penyebab GERD

8 Kondisi Penyebab GERD

1 menit baca

Perlu tahu penyebab GERD sehingga katup lambung tidak berfungsi optimal dan asam lambung naik ke kerongkongan berulang kali.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi ketika asam lambung bergerak naik sampai ke kerongkongan (reflux). Kondisi ini bisa terjadi sesekali, tetapi jika terjadi lebih dari dua kali dalam seminggu dapat dipertimbangkan sebagai GERD.

Apa penyebab GERD?

Katup lambung tidak berfungsi optimal karena kerusakan sel mukosaesofagus yang menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan berulang kali. Kondisi ini menyebabkan seseorang terganggu karena rasa perih dan sensasi rasa dada terbakar (heartburn).

Beberapa kondisi yang meningkatkan risiko GERD:

  1. Obesitas
  2. Hernia hiatal
  3. Perut kosong terlalu lama
  4. Hamil
  5. Makan berlebihan dalam porsi besar
  6. Berbaring atau tidur setelah makan
  7. Menyantap makanan yang digoreng atau berlemak
  8. Stres, termasuk kecemasan dan depresi.

Apakah hubungan GERD dan kecemasan?

  1. Penelitian di tahun 2015 menemukan bahwa kecemasan dan depresi meningkatkan risiko GERD.
  2. Penelitian lain menemukan bahwa GERD menyebabkan efek negatif pada kualitas hidup karena meningkatkan kecemasan dan depresi. Tetapi tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkan kecemasan dengan peningkatan produksi asam lambung.
  3. Beberapa hasil penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal medis Gastroenterology menunjukkan banyak orang yang mengalami kecemasan dan gejala GERD memiliki kadar asam esofagus yang normal.
  4. Beberapa penelitian menemukan bahwa kecemasan meningkatkan gejala yang berhubungan dengan GERD, seperti mulas dan nyeri perut bagian atas. Kecemasan dapat meningkatkan sensitivitas terhadap rasa sakit dan gejala GERD lainnya.

Meskipun para peneliti belum memahami hubungan kecemasan dan GERD secara ilmiah tetapi faktanya, kecemasan dan stres memicu atau memperburuk gejala yang berkaitan dengan GERD.

GERD dan kecemasan dapat menyebabkan nyeri dada, yang mirip dengan gejala serangan jantung, sesak napas, sakit lengan atau rahang. Jika gejala-gejala ini dirasakan, sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan bantuan medis.

Sumber: Healthline

Photo by JESHOOTS.COM on Unsplash